Selasa, 13 Januari 2015

Gunung Merbabu (Sabana), 1 Januari 2015 
Assalam'mualaikum calon imamku, apa kabar ?
saya mau mengucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepadamu.

Terimakasih yah,
Selam ini kau sudah sabar menghadapi aku, Aku sadar, seharusnya aku bersyukur bisa mengenalmu. karena dari sekian lelaki yang pernah dekat denganku. kau laki-laki yang paling sabar menghadapi aku, hingga saat ini masih berusaha untuk bertahan tetap mencintai dan menyangiku dengan sikapmu bukan dengan kata-kata. kau mencintaiku dengan cara yang begitu indah dan itu tidak pernah dilakukan oleh laki-laki manapun. kau tidak pernah banyak kata ataupun janji, kau selalu berbicara dengan sikapmu yang selalu sekedar mengatakan  bahwa kamu cinta dan sayang bahkan hidup bersamaku. seharusnya aku bersyukur akan hal itu. mencintai apa yang aku miliki saat ini. yaitu memiliki cintamu.

Aku selalu menuntut kau untuk menjadi yang kumau, dan terkadang kaupun cuma hanya diam memilih untuk tidak berkata apa-apa atas sikapku dan egoku, seolah-olah kamu tidak menginginkan adanya pertengkaran terhadap kita. aku selalu menuntut kamu untuk menjadi sempurna seperti apa yang aku inginkan. tapi hari ini aku sadar bahwa aku SALAH. aku selalu menuntut kamu demikian, tapi aku tidak pernah muhasabah (intropeksi diri) , apa saat ini aku sudah pantas dikatakan sebagai wanita atau calon istri idaman ? jauh dari kata pantas. seharusnya itu yang aku lihat, bukan selalu menuntut kau untuk berubah. sedangkan aku sendiri hanya begini-begini saja. tidak ada yang aku persiapkan dari sekarang untuk calon imamku kelak, membuat kau bangga memiliki aku.mencintaiku karena Agamaku  bukan yang lainnya. yang berharap bisa melahirkan anak-anak yang saleh dan shaleha. seharusnya itu yang aku fikiran. Tapi aku tidak pernah menyesali apa yang sudah aku lakukan selama ini, karena ini cara tuhan mendidik aku untuk menjadi yang lebih baik. tuhan menunjukan yang salah kepadaku, agar aku tau mana yang benar.

Calon imamku, aku berjanji mulai saat ini aku terus memantaskan diri. tidak ingin menuntut ini dan itu kepada orang yang aku sayangi. aku ingin menyelesaikan tugasku. yaitu menyelesaikan dengan diri sendiri. memantaskan diri. agar kelak aku bisa menjadi wanita kebangganmu didunia dan diakhirat. dan PR'y adalah aku harus bisa menjadi sumber inspirasi dan kekuatan untukmu.
Semoga tuhan memberkahi kita. Amin. selalu doakan aku yah, disetiap sujud akhir shalatmu :)

Yogyakarta, 14 Januari 2015 07:02
Salam Rindu

0 komentar:

Posting Komentar